Di Persimpangan Idealisme dan Bisnis Oriented

Di zaman ini, menjadi penerbit yang mempunyai idealisme—dalam kebaikan—dan terus bertahan dengan idealismenya amatlah sulit. Bagaimana tidak, godaan selalu datang silih berganti. Dari yang menawarkan diri untuk tidak diberi royalti hingga yang bersedia mendanai dan mempromosikan bukunya 100%, semuanya mampir bak rekan sejawat yang begitu kangen tuk bersua. Jika tidak memiliki fondasi yang kuat, maka tidak menutup kemungkinan, buku yang akan diterbitkan adalah buku-buku yang lebih terkesan apa adanya, baik dari sisi isi maupun cara penggarapan. Akhirnya, satu-satunya yang digarap secara serius adalah kover. Sebab, itulah satu-satunya hal yang terlihat oleh pembaca sebelum membuka isi bukunya. Tidak salah memang, tapi banyak pembaca yang tertipu karenanya hingga merasa sangat kecewa ketika membaca isi di dalamnya.

Jika mau jujur, jumlah penerbit yang mau mempertahankan idealismenya sangatlah sedikit, malah bisa dihitung dengan jari. Di sisi lain, kita juga tidak bisa begitu saja menyalahkan mereka. Sebab, ada beberapa penerbit yang mengubah haluannya karena kurangnya daya saing dan impitan ekonomi yang kian menyesak dada. Begitu kompleks memang, tapi mari tetap memiliki keyakinan bahwa semua itu pasti ada solusinya. Jika tidak, maka tak mustahil dunia penerbitan/perbukuan di Indonesia hanya menjadi ajang pencetakan tulisan yang isinya jauh dari kata layak, bahkan hanya tulisan-tulisan sampah—meminjam istilah Ustadz Mohammad Fauzil Adhim.

Jika menilik penerbit yang lebih memilih bisnis sebagai jalan berpijaknya, maka akan kita dapati buku-buku yang asal terbit hingga isi dan dampak yang ditimbulkan tak dihiraukan lagi. Patokan yang kadang tak masuk akal pun bisa kita lihat di kesehariannya; cetak sekian ratus judul buku dalam satu bulan dengan hasil yang amat jauh dari harapan pembaca. Sangat menguntungkan memang—jika dilihat dari segi bisnis—tapi sangat merugikan pembaca yang membeli buku terbitannya. Meski demikian, kita yakin ini tak akan bertahan lama karena saat ini pembaca sudah teramat pintar untuk dikibuli. Akhirnya, ada nama-nama penerbit yang di black list oleh pembaca karena sering menerbitkan buku yang asal terbit tanpa memperhatikan isi dan manfaatnya bagi para pembaca. Bisa jadi, penerbit-penerbit yang seperti ini akan cepat mengalami gulung tikar. Ya, akhirnya hanya akan menjadi bumerang. Pahit di akhir, bukan?

Melihat realitas yang ada, maka sudah selayaknya bagi siapa pun yang berkecimpung di dunia penerbitan untuk tetap menjaga idealismenya dalam kebaikan dengan tidak melupakan sisi bisnis. Keduanya harus berjalan seimbang, tetap menerbitkan buku yang bermutu dengan memasarkannya secara maksimal. Idealisme tanpa memperhatikan bisnis, akan sulit bertahan lama. Sebaliknya, bisnis oriented dengan mengesampingkan idealisme dan mutu tulisan, akan menyebabkan cepatnya proses bunuh diri (baca: gulung tikar).

Seperti kita ketahui, ibadah pun akan teramat sulit tanpa didukung hal-hal yang ada di dunia. Misalnya, agar kuat dan sehat hingga bisa beribadah, seorang manusia membutuhkan makanan; untuk bisa menutup aurat, manusia membutuhkan baju yang bisa dibeli jika dirinya memiliki uang; untuk bisa menolong sesama, seseorang harus memiliki sesuatu yang bisa diberikan. Intinya, kerjakan keduanya secara seimbang agar idealisme kebaikan yang diemban mampu bertahan lama dan memiliki daya saing yang kuat.

Pro-U Media pun punya slogan yang kami pegang teguh hingga kini: “Tidak Sekadar Menerbitkan Buku, Tapi Menerbitkan Gagasan dan Cita-Cita”. Doakan semoga kami bisa istiqamah dengan slogan yang telah membersamai langkah kami selama ini. Nah, bagi para pembaca yang penasaran dengan buku-buku bergizi terbitan kami, bisa kepo di bagian “Semua Produk” di laman ini. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu memudahkan langkah-langkah kita dalam kebaikan. Amin. Wallahu A’lam Bishshawab. []

Ruang Redaksi Pro-U Media

Senin, 31 Oktober 2022

Irin Hidayat

***

Mau hidup kita makin berkah? Baca buku bestseller karya Ustadz Salim A. Fillah berjudul Lapis-Lapis Keberkahan

Sibuk tapi sangat ingin hafal Al-Qur`an? Baca buku Agar Orang Sibuk Bisa Menghafal Al-Qur`an

Mau berdakwah, tapi masih ragu? Baca buku Membongkar Mitos-Mitos Dakwah

Anda mungkin menyukai

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang Belanja

No products in the cart.

Return to shop

Pro-U Media

Selamat datang di Pro-U Media. Kami siap membantu kebutuhan literasi Anda dengan buku bacaan yang keren dan bergizi :)

Selamat datang, ada yang bisa kami bantu