SPIRITUAL PROBLEM SO...

SPIRITUAL PROBLEM SOLVING

25 Dilihat

Rp35.000

Diskon 30%
Beli item ini dan dapatkan 3 Poin nya
- +
Alasan berbelanja buku di Pro-U Media
  • Pesanan sebelum jam 2 siang akan diproses di hari yang sama
  • Garansi produk asli sehingga lebih berkah ilmunya
  • Garansi produk diganti jika ditemukan kerusakan produksi
Berat 273 g
Dimensi 14 × 1 × 20 cm

Ibu ini baru saja pulang dari pasar. Namun, sampai di depan rumahnya, dia melihat pemandangan memilukan. Rumah yang ia tinggalkan terbakar. Tiba-tiba dia teringat. Anaknya yang baru berumur 7 bulan berada di dalam rumah itu. Bergegas sang ibu berlari secepat-cepatnya. Belanjaan ditangannya dilemparkan. Dia terobos kobaran api yang makin membesar. Demi menyelamatkan bayinya. Ia luka. Berdarah-darah. Api membakar tubuhnya. Kepalanya pening. Tertimpa genting dalam reruntuhan puing. Tapi tidak peduli demi buah hati. Sakit tak ia rasakan. Ia terus menerobos mencari-cari. Dia dapati sang bayi. Terkapar dalam luka bakar.

Buru-buru ia gendong. Tertatih-tatih. Menerobos keluar api yang berkobar. Ia membelai sang anak, dan bergegas mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat.

Jibaku sang ibu membuat tak secuil pun merasakan pedihnya sakit dan luka. Fokus pada buah hatinya. Cintanya. ‘Anakku… Anakku…” Itulah yang ada dalam benaknya. Seluruh potensi, kekuatan dan daya upaya pun tertuju padanya.

Ketika sang ibu di rumah sakit, barulah ia merasakan sakit. Dia baru sadar, ternyata tubuhnya penuh luka bakar. Kapan sang ibu merasakan sakit? Bukan! Bukan ketika menerobos kobaran api, bersentuhan panasnya api atau ditimpai reruntuhan puing rumah-rumahnya. Dia baru merasakan sakit ketika sang anak dalam perawatan rumah sakit. Saat tanggung jawab perawatan dialihkan kepada pihak rumah sakit, dan dia pun sendirian.

Saat memikirkan dirinya sendiri. Tubuhnya yang penuh luka. Kaki dan tangannya penuh darah. Ketika itulah, pedihnya mulai dirasa. Kepala, tangan, pungung, dan kakinya sudah tidak mennetu kondisinya. Sakit yang sedari tadi tertahan itu pun muncul tiba-tiba. Ketia ia mulai memikirkan, dalam kesendirian.

Sahabatku, kita tidak merasakan sakit ketika kita fokus untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Namun ketika kita memikirkan diri kita sendiri, bersiap-siaplah kita akan lebih banyakmerasakan sakit dari pada senang dan bahagia.

 

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.

SPIRITUAL PROBLEM SOLVING
Rp35.000
×

Keranjang Belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko

Pro-U Media

Selamat datang di Pro-U Media. Kami siap membantu kebutuhan literasi Anda dengan buku bacaan yang keren dan bergizi :)

Selamat datang, ada yang bisa kami bantu