Orang-Orang Baik

Orang-Orang Baik

184 Dilihat
1 Terjual

Rp48.000

Diskon 20%
- +
Alasan berbelanja buku di Pro-U Media
  • Pesanan sebelum jam 2 siang akan diproses di hari yang sama
  • Garansi produk asli sehingga lebih berkah ilmunya
  • Garansi produk diganti jika ditemukan kerusakan produksi
Weight300 g
Dimensions14 × 20 × 1 cm

Siapa dan bagaimana orang-orang baik? Saya ikuti pendapat Ustadz Syatori Abdul Rauf, seorang ustadz asal Yogyakarta. Orang baik adalah orang yang memiliki niat baik dalam melakukan sesuatu dan perilakunya berdampak positif bagi orang lain dan lingkungannya. Umumnya niat baik akan terlihat dalam perkataan dan perbuatan baik. Namun, niat baik tidak selalu searah dengan perkataan dan perbuatan yang santun. Sekalipun relatif jarang terjadi, niat baik bisa tampak dari perkataan yang keras bahkan mungkin kasar, bahkan bisa pula tampak dari perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang kita anut.

Tentang niat baik, itu memang rahasia itu Allah dan manusia yang bersangkutan. Pepatah bilang, dalamnya laut dapat diduga, dalamnya hati siapa yang tahu. Intinya, niat baik yang ada di dalam hati kita bukan hal yang mudah untuk diketahui dengan tepat. Sekalipun demikian, harus saya katakan bahwa masalah niat adalah hal yang sangat penting. “Sesungguhnya nilai amal tergantung dari niatnya,” demikian tutur Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis (H.r. al-Bukhari & Muslim). Kalau niatnya karena Allah (untuk mengharap ridha Allah, untuk mendapat balasan Allah, untuk menaati perintah Allah, untuk menjauhi siksa Allah di neraka, dan sebagainya). Namun, karena niat ada di dalam hati, biar jadi urusan Allah dan orang tersebut.

Sekalipun demikian, ada beberapa hal yang membantu kita mampu menangkap niat baik seseorang. Pertama adalah konsistensi perbuatan. Niat baik akan dapat ditangkap dari konsistensi perbuatan baik. Orangtua, suami, istri, anak, guru dan dosen, saudara, kerabat, sahabat dekat, atasan, bawahan, tetangga, adalah orang-orang yang kita kenali dengan baik. Pemahaman kita tentang konsistensi perbuatan mereka memudahkan kita memahami bahwa mereka punya niat baik atau tidak. Kedua adalah jam terbang kita dalam mencermati ekspresi emosi orang lain. Kebiasaan kita mencermati ekspresi orang lain membantu kita menangkap niat yang ada di balik perbuatannya. Menurut beberapa ahli psikologi sosial ini, yaitu Brascombe dan Baron (2017) serta Rahman (2020), kesediaan kita untuk memahami bahasa nonverbal (gestur, ekspresi wajah, ekspresi tubuh) menjadikan kita lebih sensitif dalam memahami emosi dan niat orang lain. Ketiga adalah nurani yang tersinari cahaya Ilahi (Partadiredja, 1994). Kecintaan kita kepada Allah dan kecintaan kita kepada makhluk Allah akan menjolok turun hadiah dari Allah. Allah menjadikan diri-Nya sebagai mata, telinga, dan akal kita. Sebuah hadis qudsi menyebutkan, “Allah menjadi hatinya untuk mengetahui sesuatu.” Melalui karunia yang luar biasa dari Allah ini, hati kita dengan cermat dan cekatan akan dapat menangkap niat baik atau sebaliknya ketika seseorang melakukan sesuatu. Untuk yang satu ini, mungkin hanya sangat sedikit di antara kita yang dapat mengetahuinya.

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.

Orang-Orang Baik
Rp48.000

Keranjang Belanja

No products in the cart.

Return to shop

Pro-U Media

Selamat datang di Pro-U Media. Kami siap membantu kebutuhan literasi Anda dengan buku bacaan yang keren dan bergizi :)

Selamat datang, ada yang bisa kami bantu