Marwah di Ujung Bara

Marwah di Ujung Bara

22 Dilihat
3 Terjual

Rp27.000

Diskon 50%

Penulis : Rh. Fitriadi
Halaman : 412 hlm
Dimensi : 14 x 20cm
Berat : 320 Gram
ISBN : 978-602-8941-06-9

Beli item ini dan dapatkan 2 Poin nya
- +
Alasan berbelanja buku di Pro-U Media
  • Pesanan sebelum jam 2 siang akan diproses di hari yang sama
  • Garansi produk asli sehingga lebih berkah ilmunya
  • Garansi produk diganti jika ditemukan kerusakan produksi
Berat 320 g
Dimensi 14 × 20 × 2 cm

Sungguh sukar bagi seorang Fauzan Zaid mengajak teman-temannya di BEM dan para aktivis mahasiswa lainnya di seluruh Aceh untuk turun ke jalan menentang pemberlakuan darurat militer yang akan disahkan dalam hitungan hari. Ada tekanan politik, bayang-bayang kekerasan, hingga keselamatan diri yang tak terjamin bila ia berniat menghadirkan gelombang penolakan sejuta massa serupa saat Sidang Referendum 1999 dan 2000. Tak ingin Aceh menjadi tanah penuh darah, Fauzan menerobos bentangan ketakutan dengan meneriakkan petisi penolakan darurat militer seorang diri di depan petinggi militer dan tokoh sipil. Sebuah upaya gigih yang berujung pada ancaman-ancaman berikutnya.

Hampir mustahil bagi Meurah Muda melupakan kekejaman yang diderita keluarganya. Ayahnya dibunuh hanya karena informasi sepihak mata-mata militer yang keliru. Kedua kakaknya menjadi buronan aparat berdasarkan praduga berada di pihak gerakan separatis. Hingga semua kekejaman yang dialaminya itu membungkus dendamnya pada setiap orang yang berasal dari Jawa. Tak terkecuali memusuhi sahabat dekatnya di awal masuk kuliah, Indah Ningrum, gadis Aceh berdarah Jawa.

Tak semanis dan setenang perkataan di depan sahabatnya di BEM, Al-Hijri harus menekan konflik batinnya yang meradang. Menjadi aktivis mahasiswa sekaligus anggota intelejen yang memasok informasi rahasia kepada negara. Sebuah pilihan yang dianggapnya benar demi memulihkan perdamaian dengan caranya sendiri. Namun, kenyataan mengharuskan dirinya berhadapan dengan teman-teman dekatnya. Atas nama membela negara, berhianat pada sahabat tak bisa dielakkan.

Dalam ketakutan rakyat Aceh dan skeptisisme gerakan mahasiswa di sana, perjuangan tokoh Aceh di Jakarta pun di ujung tanduk. Sementara, elit Jakarta dan militer bergeming untuk menjalankan misinya. Atas nama persatuan bangsa. Aats nama kehormatan, marwah, meski itu darah dan nyawa siap ditumpahkan.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.

Marwah di Ujung Bara
Rp27.000
×

Keranjang Belanja

Kisah Untuk Anak Shalih: Idola Super Keren
- +
1 × Rp18.200
×

Pro-U Media

Selamat datang di Pro-U Media. Kami siap membantu kebutuhan literasi Anda dengan buku bacaan yang keren dan bergizi :)

Selamat datang, ada yang bisa kami bantu