Kembali
#1591

K.H. Ahmad Dahlan dan Kader-kader Teladan

Rp 49.600
Rp 62.000
Dakwah & Pemikiran
K.H. Ahmad Dahlan, Sang Penggerak. Sebagai aktivis dakwah, dia sukses. Bersama dirinya, sejak 1912 orang-orang serentak bergerak untuk beramar makruf nahi mungkar; menjayakan agama dan bangsanya. Setelah pendiri Muhammadiyah itu wafat, 1923, para kadernya tetap bergerak dalam semangat “berlomba-lomba dalam kebaikan”. Lihatlah santri-santrinya. Di barisan santri awal, ada Hadjid, yang paling muda, tapi dia “abadikan” warisan intelektual Ahmad Dahlan lewat buku susunannya. Saat menyusun buku itu, dia dibantu Siti Wasilah sesama santri awal yang belakangan menjadi istrinya. Ada pula Fachrodin yang serbabisa, pemberani, dan pekerja keras. Pun, Ibrahim, pemimpin cerdas, tegas, dan visioner. Lalu Hisyam, pemimpin fenomenal meski tak terkenal. Murid awal Ahmad Dahlan yang perempuan tak kalah prestasinya. Ada Siti Munjiyah yang jago pidato. Juga, Siti Hayinah, Sang Pejuang Tiga Zaman. Keduanya, sangat berperan dalam Kongres Perempuan Indonesia yang pertama pada 1928. Belakangan, 22 Desember—hari pertama kongres itu—ditetapkan sebagai Hari Ibu. Kader lain, Ki Bagus Hadikusumo yang kuat membawa Islam di tingkat negara dan Kasman Singodimedjo yang gigih tagih janji Piagam Jakarta. Ada pula dua Mansur, yaitu Sutan Mansur (masyhur dengan banyak sebutan) dan Mas Mansur (bintang organisasi yang fasih bicara dan menulis). Juga ada Jenderal Shalih bernama “Haji” Sudirman. Selamat membaca!
Stok tersisa: 100
Ulasan Produk
Nomor HP akan diverifikasi otomatis jika sudah pernah membeli produk ini.
Belum ada ulasan.
Rating
Pasang aplikasi toko iniBuka langsung dari layar utama, tanpa address bar & bisa offline.
Cara pasang & bagikan
Gratis · tanpa Play Store · ±1 MB